Ibu Hamil Punya Anemia, Jangan Anggap Remeh

Ibu Hamil Punya Anemia, Jangan Anggap Remeh

Beda dengan anemia biasa, anemia pada ibu hamil cenderung ikut dipengaruhi oleh perubahan hormon tubuh yang memengaruhi proses produksi sel-sel darah.

Anemia pada ibu hamil cenderung diakibatkan oleh masalah kekurangan zat besi dari asupan makanan. Anemia ini disebut dengan anemia defisiensi zat besi.

Padahal, kebutuhan zat besi justru akan meningkat secara bertahap semasa kehamilan. Mulanya Anda hanya akan membutuhkan tambahan 0,8 mg zat besi per hari pada trimester pertama, hingga 7,5 mg per hari pada trimester ketiga.

Ibu hamil rentan kekurangan zat besi, yang mengakibatkan Anemia

Wanita hamil umumnya mengalami peningkatan volume plasma darah hingga sekitar 50% pada akhir trimester kedua, sementara sel darah merah hanya bertambah sekitar 25-30 persen. Hal ini akan menyebabkan penurunan kadar hemoglobin (Hb). Anemia itu sendiri terjadi ketika jumlah hemoglobin dalam darah berkurang drastis.

Zat besi dari makanan saja tidak akan mampu untuk memenuhi kebutuhan Anda semasa hamil. Itu kenapa ibu hamil membutuhkan suplemen zat besi tambahan. Ibu hamil disarankan juga mengkonsumsi Beras Merah.

Sepanjang masa kehamilan, ibu memerlukan tambahan asupan zat besi untuk memastikan proses tumbuh kembang janin berjalan baik, serta memelihara kondisi plasenta tetap optimal. Mencukupi asupan zat besi dari makanan maupun obat penambah darah juga sekaligus untuk menghindari risiko kehilangan banyak darah selama persalinan nanti.

Tips mencegah anemia pada ibu hamil


CDC merekomendasikan semua ibu hamil untuk mengonsumsi suplemen besi sebanyak 30 mg per hari semenjak cek kehamilan pertama Anda untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi besi.

Sementara itu, WHO serta Kemenkes RI merekomendasikan suplemen besi sebanyak 60 mg setelah gejala mual dan muntah berkurang.

Kemudian ibu hamil harus banyak-banyak makan beras merah, dikarenakan kaya akan zat besi.

Baca Juga:

Satu Komentar

Tinggalkan balasan bunda

Alamat Email Bunda tidak akan dipublikasikan Kolom isian yang penting diisi ditandai

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.